MANCING DI KAJENG KLIWON (MANCING RING RAHINAN KAJENG KLIWON)

 

Judul

:

Mancing di Kajeng Kliwon (Mancing ring Rahinan Kajeng Kliwon)

Penulis

:


1.  Made Yudha Badhrika Daneswara 

2.  I Putu Bagus Dinar Adistya Putra

Penerjemah

:

I Made Surianta, S. Pd.

Ilustrator

:

I Gusti Ayu Kadek Dwi Lestari

Bahasa

:

Dwibahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Bali)

Jenjang pembaca  

:

Pembaca Awal (B3)

Penerbit

:

Uwais

Tahun Terbit

:

2026

ISBN 

:

978-634-320-126-7

Deskripsi Cerita

:

Dinar dan Yudha memiliki hobi mancing. Suatu hari mereka berdua mancing sampai menjelang petang. Tiba-tiba mereka mendengarkan suara aneh di semak-semak. Besoknya Yudha seketika sakit. Apa yang menyebabkan Yudha sakit? Bacalah cerita ini dan temukan jawabannya.


  

29 komentar untuk "MANCING DI KAJENG KLIWON (MANCING RING RAHINAN KAJENG KLIWON)"

  1. Ni Kadek Regina Intan Cahyani
    Kelas 6
    pada suatu hari ada dua anak bernama yudha dan dinar mereka merasa sangat bosan , dinar mengajak yudha untuk memancing tapi yudha takut karna hari itu kajeng kliwon , dinar berkata " tidak apa - apa yudha ini masih siang " , mereka pun sepakat dan mencari umpan dirumah dinar , setelah mencari umpan yang banyak mereka pun ke tempat mancing , mereka pun memancing sampai menjelang malam , tiba - tiba mereka mendengar suara aneh dari semak - semak , mereka pun lari ketakutan , karena sudah malam yudha pun memutuskan untuk menginap dirumah dinar , saat tidur tiba - tiba yudha bermimpi buruk melihat sesosok makhluk besar yang mengerikan , yudha berteriak sangat keras hingga temannya terbangun , dinar pun menanyakan kepada yudha " yudha kenapa kamu berteriak malam - malam ? " , yudha pun berkata " aku melihat bayangan hitam mengerikan " , keesokan paginya badan yudha terasa panas yudha berkata " apa jangan - jangan aku sakit karna mancing kemarin ya? " , dinar pun mencari kakeknya dan menceritakan kejadian kemarin , kakeknya dinar menasehati dinar untuk kembali ke tempat mancing dan membawa banten semampunya , kakeknya dinar pun memberi persembahan banten di tempat yudha dan dinar memancing kemarin , memohon agar yudha sembuh , setelah dinasehati kakeknya dinar , yudha pun sehat dan janji tidak akan mengulanginya lagi

    pesan moral
    1 . kita harus menghormati kepercayaan dan tradisi lokal
    2. kita harus bertanggung jawab dan meminta maaf saat melakukan kesalahan atau melanggar pantangan
    3. ⁠kita harus mendengar nasehat

    BalasHapus
  2. Ni Komang Triana Anindya putri
    Kelas 5

    Cerita tersebut mengangkat dari kepercayaan masyarakat Bali yang dianggap sebagai hari sakral,kisah tersebut menceritakan dua anak yang nekat memancing di hari kajeng kliwon lalu mengalami kejadian menakutkan.mereka berdua sedang memancing lalu ada sosok yang memiliki bola mata merah karna mereka takut mereka langsung memutuskan untuk pulang ke rumah lalu Yudha bermimpi kalau ia bertemu dengan sosok hitam bermata merah itu dan keesokan harinya Yudha bercerita kepada kakek dinar, dan kakek Dinar langsung memberikan Yudha persembahan yang berupa canang sari dan lainnya. Setelah itu Yudha tidak pernah mengalami kejadian aneh lagi


    Kita sepatutnya harus bertanya kepada orang yang lebih tau mana yang aman dan mana yang tidak aman


    Berani bukan berarti nekat berani itu bagus, tapi kalau berani melakukan hal yang bebahaya itu namanya nekat



    PESAN MORAL
    jangan menganggap remeh larangan, waspada di tempat yang asing

    BalasHapus
  3. Pada suatu hari ada dua orang anak yang bernama yudha dan dinar mereka berdua merasa bosan lalu dinar mengajak yudha untuk memancing tapi yudha tidak mau karena hari ini kajeng kliwon dinar berkata:tidak apa apa yudha ini masih siang mereka pun sepakat lalu mencari umpan dirumah dinar setelah mencari umpan mereka pun pergi ke tempat mancing mereka pun mancing sampai menjelang malam tiba tiba mereka mendengar suara aneh di semak semak lalu mereka berlari ketakutan karena sudah malam yudha menginap dirumah dinar saat tidur yudha bermimpi melihat sosok makhluk yang mengerikan yudha berteriak dengan keras hingga temannya terbangun ada apa yudha tanya dinar aku bermimpi melihat sosok makhluk yang menyerahkan jawab yudha keesokan harinya yudha demam panas apa jangan jangan aku sakit karena mancing dinar menceritakan nya ke kakek dan kakek menasehati dinar untuk ketempat mancing dan membawa banten semampunya kakek dinar pun memberi persembahan dan berdoa supaya yudha sembuh setelah itu yudha sembuh dan berjanji tidak akan mengulangi nya lagi

    BalasHapus
  4. Pada suatu hari,ada dua anak yaitu Yudha dan Dinar yang sedang merasa bosan.Dinar mengajak Yudha pergi memancing,tapi Yudha takut karena kajeng Kliwon.Lalu mereka pergi mencari umpan di rumah Dinar,kemudian mereka pergi ke tempat mancing.Mereka mancing sampai menjelang malam,lalu mereka mendengar suara aneh di semak semak.Mereka lari ketakutan kerumah Dinar.Karena sudah malam,Yudha memilih nginap di rumah Dinar.Tiba-tiba malamnya Dinar mimpi melihat sosok mahluk besar mengerikan.Yudha berteriak keras hingga temannya terbangun.Di pagi hari badan Yudha panas,Dinar mencari kakeknya lalu menceritakan kejadian kemarin.Kakek menasehati Dinar untuk kembali ke tempat mancing dan meminta maaf sambil membawa Banten.Kakek menghaturkan Banten di tempat mereka mancing sambil memohon agar Yudha sembuh.Akhirnya Yudha kembali sehat dan mereka berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

    1.Kita sebagai orang Bali,harus percaya kalau hari raya apapun tidak boleh sembarangan memancing.
    2.Dimanapun kita memancing,harus permisi dulu,siapa tahu ditempat itu ada penunggunya.
    3.Kita harus percaya kepada tradisi.
    4.Selalu berhati-hati dimanapun kita berada.

    BalasHapus
  5. Pada suatu hari,Yudha dan Dinar lagi asik mancing ,dan tidak tahu bahwa hari itu rahinan kajeng Kliwon,mereka asik mancing sampai menjelang malam,tiba tiba mereka mendengar suara aneh,,karna takut mereka akhirnya pulang kerumah dinar.yudha yang ketakutan sampai menginap dirumah dinar.yudha dan Dinar kemudian tidur,dalam mimpi Yudha melihat mahluk seram sampai Yudha berteriak,dan membangunkan Dinar yang lagi tidur..Dinar kemudian membangunkan Yudha dan bertanya mimpi apa,,Yudha menceritakan mimpinya kepada Dinar,keesokan harinya Dinar menberitahu kakeknya bahwa Yudha mimpi seram dan kejadian kemarin saat dia lagi mancing,karna badan Yudha sudah panas,dan kakek pun menyarankan agar Dinar dan Yudha membawa sesajen ketempat dia kemarin mancing ,dan meminta maaf dan minta kesembuhan Yudha .

    Pesan : kemanapun dan dimanapun kita berpergian harus bersikap sopan dan berhati hati.. Dan harus percaya dengan tradisi dan sakralnya suatu tempat

    BalasHapus
  6. Dua anak yang merasa hari itu membosankan memutuskan untuk memancing di rainan kajeng kliwon. Anak tersebut bernama Yudha dan dinar, mereka memancing sampe menjelang malam dan mendengarkan suara yang aneh.yudha pun tidak berani pulang dan menginap di rumah Dinar.sampai malam itu Yudha bermimpi buruk dan esok harinya kakek Dinar langsung ketempat mereka memancing untuk memberikan persembahan Banten agar Yudha cepat sembuh
    Dari cerita di atas:
    1 kita tidak boleh main sampai larut malam apalagi di rainan-rainan tertentu.
    2 Meminta maaf atas apa yang kita perbuat.
    3 Selalu mendengarkan nasehat orang tua.

    BalasHapus
  7. 𝗦𝘂𝗮𝘁𝘂 𝗵𝗮𝗿𝗶, 𝘆𝘂𝗱𝗵𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗱𝗶𝗻𝗮𝗿 𝗹𝗮𝗴𝗶 𝗮𝘀𝗶𝗸 𝗺𝗮𝗻𝗰𝗶𝗻𝗴 , 𝗱𝗮𝗻 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝘁𝗮𝗵𝘂 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮 𝗵𝗮𝗿𝗶 𝗶𝘁𝘂 𝘁𝗮𝗵𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗸𝗮𝗷𝗲𝗻𝗴 𝗸𝗹𝗶𝘄𝗼𝗻, 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝗮𝘀𝗶𝗸 𝗺𝗮𝗻𝗰𝗶𝗻𝗴 𝗺𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗲𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗮𝗹𝗮𝗺, 𝘁𝗶𝗯𝗮 𝘁𝗶𝗯𝗮 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝗺𝗲𝗻𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗿 𝘀𝘂𝗮𝗿𝗮 𝗮𝗻𝗲𝗵,,𝗸𝗮𝗿𝗻𝗮 𝘁𝗮𝗸𝘂𝘁 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝗮𝗸𝗶𝗿𝗻𝘆𝗮 𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝗿𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗱𝗶𝗻𝗮𝗿. 𝗬𝘂𝗱𝗵𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝘁𝗮𝗸𝘂𝘁𝗮𝗻 𝘀𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗶𝗻𝗮𝗽 𝗱𝗶 𝗿𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗱𝗶𝗻𝗮𝗿 . 𝗬𝘂𝗱𝗵𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗱𝗶𝗻𝗮𝗿 𝗸𝗲𝗺𝘂𝗱𝗶𝗮𝗻 𝘁𝗶𝗱𝘂𝗿,𝘆𝘂𝗱𝗵𝗮 𝗺𝗶𝗺𝗽𝗶 𝗺𝗲𝗹𝗶𝗵𝗮𝘁 𝗺𝗮𝗵𝗹𝘂𝗸 𝘀𝗲𝗿𝗮𝗺 𝘀𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶 𝘆𝘂𝗱𝗵𝗮 𝗯𝗲𝗿𝘁𝗲𝗿𝗶𝗮𝗸, 𝗱𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗸𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗺𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮. 𝗣𝗮𝗱𝗮 𝗸𝗲 𝗲𝘀𝗼𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗮𝗴𝗶𝗻𝘆𝗮, 𝘆𝘂𝗱𝗵𝗮 𝗽𝗮𝗻𝗮𝘀. 𝗗𝗶𝗻𝗮𝗿 𝗺𝗲𝗻𝗰𝗮𝗿𝗶 𝗸𝗮𝗸𝗲𝗸𝗻𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝗰𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗷𝗮𝗱𝗶𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗺𝗮𝗿𝗶𝗻. 𝗞𝗮𝗸𝗲𝗸 𝗱𝗶𝗻𝗮𝗿 𝗹𝗮𝗻𝗴𝘀𝘂𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗺𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗯𝗮𝗻𝘁𝗲𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗹𝗮𝗻𝗴𝘀𝘂𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗮𝗷𝗮𝗸 𝘆𝘂𝗱𝗵𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗱𝗶𝗻𝗮𝗿 𝗺𝗲𝗺𝗴𝗵𝗮𝘁𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗻𝘁𝗲𝗻, 𝗱𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝗴𝘂𝗰𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻 𝗮𝗴𝗮𝗿 𝘆𝘂𝗱𝗵𝗮 𝗹𝗲𝗸𝗮𝘀 𝘀𝗲𝗺𝗯𝘂𝗵. 𝗞𝗲𝗲𝘀𝗼𝗸𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮 𝘆𝘂𝗱𝗵𝗮𝗽𝘂𝗻 𝘀𝗲𝗺𝗯𝘂𝗵. 𝗠𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝗯𝗲𝗿𝗷𝗮𝗻𝗷𝗶 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗻𝗮𝗸𝗮𝗹 𝗹𝗮𝗴𝗶.

    BalasHapus
  8. Pada suatu hari ada dua anak yang bernama Yudha dan Dinar mereka merasa sangat bosan Dinar mengajak Yudha untuk memancing Yudha takut karena hari ini kajeng kliwon Dinar berkata tidak apa apa sekarang kan masih siang mereka sepakat untuk memancing kemudian mencari umpan di rumah dinar setelah mendapatkan umpan kemudian Yudha dan Dinar pergi memancing mereka mancing sampai larut malam tiba tiba mereka mendengar suara aneh di semak semak mereka segera pulang kerumah Dinar karena sudah malam Yudha takut pulang dan memutuskan untuk menginap di rumah Dinar tiba tiba Yudha mimpi buruk seperti melihat sosok makhluk besar mengerikan Yudha berteriak keras sampai temannya bangun Yudha kenapa berteriak malam malam? Tanya Dinar aku melihat bayangan hitam yang mengerikan jawab Yudha di pagi hari badan Yudha terasa panas Yudha berkata apa jangan jangan aku sakit gara gara mancing kemarin Dinar mencari kakeknya yang terjadi kemarin kakek menasehati Dinar untuk kembali ke tempat mancing dan meminta maaf untuk membawa banten semampunya kakek memberikan persembahan banten di tempat Yudha dan Dinar mancing .memohon agar Yudha sembuh setelah itu Yudha sehat dan tidak akan mengulanginya lagi

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. Ringkasan cerita :
    Dua orang anak laki laki yang bernama yuda dan dinar hendak memancing di suatu sungai. Hari kajeng kliwon yang merupakan hari keramat bagi umat hindu tak menghentikan langkah mereka untuk pergi memancing. Yuda dan dinar terlarut dengan kegemaran mereka, tanpa mereka sadari Sore menjelang malam tiba. Hingga sebuah suara di balik semak semak memecahkan konsentrasi mereka. Dinar dan yuda berlari terbirit birit ketakutan menuju ke rumah dinar. Karena hari sudah larut malam, yuda akhirnya memutuskan untuk menginap semalam di rumah dinar. Disaat mereka terlelap tiba tiba yuda terbangun dan berteriak karena bermimpi buruk, hingga ke esokan hari nya yuda jatuh sakit. Dinar menceritakan kejadian yg di alami mereka berdua kepada kakek nya. Kakek dinar dan dinar bergegas pergi ke sungai untuk menghaturkan sesajen atau banten ke sungai tempat yuda dan dinar memancing. Ke esokan harinya yuda kemudian sembuh dan sehat kembali.

    Pesan moral:
    1. Bermain harus kenal waktu
    2. Selalu izin kepada orang tua kemanapun kamu pergi.
    3. Jika kondisi dan hari tidak memungkinkan, kita tidak boleh memaksakan untuk pergi.
    4. Sungai adalah tempat yang tidak ramah untuk anak anak, alangkah baiknya jika di dampingi orang tua jika bermain/memancing di sungai.
    5. Jika kita hendak bepergian ke tempat yang dikiranya keramat atau sunyi seperti hutan dan sungai, alangkah baiknya selalu mengucapkan kata permisi dan menghaturkan sesajen semampunya.

    BalasHapus
  11. Pada suatu hari ada dua anak yang bernama Dinar dan Yuda. Mereka merasa bosan dan akhirnya mereka berencana untuk memancing namun Yudha ragu karena saat itu kajeng kliwon. Dinar berusaha meyakinkan Yudha untuk tidak takut dan tetap ikut memancing ia berkata "tidak apa-apa kan ini masih siang" Yudha menyetujui permintaan Dinar namun ia masih ragu. Mereka pun mencari umpan di dekat rumah Dinar. Setelah dapat banyak umpan mereka pun memancing hingga langit mulai gelap. Tiba tiba mereka mendengar suara dari semak semak.dinar dan Yudha yang takut pun pulang ke rumah Dinar, karena hari sudah gelap Yudha takut kembali ke rumah dan menginap di rumah Dinar. Saat Yudha tidur ia bermimpi buruk dan terbangun dalam keadaan berteriak kencang, Dinar terbangun karena suara Yudha Dinar bertanya mengapa Yudha berteriak? Yudha pun menceritakan apa yang dialami nya ia "melihat sosok hitam besar yang mengerikan" setelah menceritakan apa yang dialami nya badan Yudha terasa panas, Yudha berkata "apa aku sakit karena memancing saat kajeng kliwon? Dinar yang tak tahu apa penyebabnya pun menceritakan kepada kakek. Kakek pun menasehati agak meminta maaf dan bersembahyang di tempat tersebut. Kakek pun memberikan alat persembahyangan di tempat Yudha dan Dinar memancing. Memohon agar Yudha lekas sembuh. Setelah melakukan upacara persembahyangan Yudha pun sehat kembali dan tak akan mengulangi kesalahan tersebut. Pesan: -kita tidak boleh pergi tanpa sepengetahuan orang tua. -kita harus meminta ijin kepada orang tua jika berpergian.

    BalasHapus
  12. Nama:Dinar KLS:IV NO ABSEN:11 pada suatu hari ada anak bernama dinar dan yudha. Merekasangat bosan sekali dinar mengajak yudha mancing tapi yudha takut karna hari ini kajeng kliwon. Dinarberkata"tidak apa² sekarang kan masih siang" Yudha pun setuju dengan perkataan dinar. Yudha dan dinar pun mencari umpan di kebun dekat rumah dinar. Setelahbanyak mendapat umpan mereka pun berangkat untuk memancing. Tapi mereka memancing sampai menjelang malam tiba tiba mereka mendengar suara aneh di semak semak . Yudha dan dinar ketakutan dan segera pulang ke rumah dinar. Karna sudah malam yudha takut pulang dan menginap di rumah dinar saat yudha dan dinar tidur yudha bermimpi seperti melihat sosok hitam besar yang mengerikan tiba² yudha berteriak sampai dinar terbangun dinar berkata " Yudha kenapa teriak malam malam" Yudha menjawab " Aku melihat sosok hitam besar yang mengerikan" Keesokan harinya badan yudha terasa panas yudha berkata" Apa karna mancing kemarin aku jadi demam" Dinar pun mencari kakeknya dan menceritakan yang terjadi kemarin. Kakek menasehati dinar untuk pergi kembali ke tempat dinar dan yudha memancing dan meminta maaf dengan membawa banten semampunya. Kakek memberikan persembahan banten di tempat yudha dan dinar memancing. Memohon agar yudha sembuh. Setelah menuruti nasihat kakek, yudha pun sehat dan mereka tidak mengulangi hal itu lagi. TAMAT. Pesan moral: kita tidak boleh berpergian tanpa sepengetahuan orang tua dan kita tidak boleh bermain dan ber, aktivitas sampai sore atau sampai menjelang malam

    BalasHapus
  13. ni komang sefti ani dewi kls 5
    ringkasa cerita:dua anak laki laki yang merasa bosan anak itu bernama dinar dan yudha dinar mengajak yudha mancing tapi yudha menolak ajakan dinar karna hari itu kajeng kliwon namun dinar mempercayai yudha kalau tidak akan terjadi apapun mereka sepakat dan mencari umpan setelah mencari umpan mereka langsung ke sungai tak terasa hari sudah menjelang malam mereka mendengar kan suara dari semak semak dan mereka langsung lari sambil ketakutan karna hari sudah malan yudha menginap di rumah dinar
    saat tidur yudha mimpi buruk dan bangun sambil teriak ,lalu dinar terbangun dan melihat yudha sedang ketakutan .keesokan harinya yudha sakit lalu dinar menceritaka apa yng dialami oleh mereka kepada kakek Dinar.kakek dinar datang ke tempat mereka memancing sambil membawa sarana dan membaca sedikit mantra setelah itu kakek dinar menceramahi dinar dan yudha untuk selalu salam dimana pun mereka berada.

    kajeng kliwon:adalah hari sakral hindu dibali yang dipercayain oleh umat hindu
    sarana:adalah sesajen yang berisi bunga dan jajanan

    pesan moralnya
    -sebaiknya selalu mengucapkan salam atau permisi
    -jangan mengangap remeh hari sakral yng sudah di percayai
    -sebaiknya kita tidak usah melakukan hal apapun di saat hari sakral kecuali ada kepentingan

    BalasHapus
  14. Pada suatu hari, Dinar mengajak Yudha pergi memancing. Yudha sempat ragu karena hari itu adalah Kajeng Kliwon, tetapi Dinar meyakinkannya sehingga mereka tetap pergi. Mereka memancing hingga menjelang malam.

    Ketika sedang memancing, mereka mendengar suara aneh dari semak-semak. Karena ketakutan, mereka segera pulang ke rumah Dinar. Yudha kemudian menginap di rumah Dinar karena hari sudah malam. Saat tidur, Yudha mengalami mimpi buruk dan terbangun sambil berteriak. Keesokan harinya, tubuh Yudha terasa panas.

    Dinar kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada kakeknya. Kakek Dinar menasihati mereka untuk meminta maaf dan melakukan persembahyangan di tempat mereka memancing. Setelah mengikuti nasihat kakeknya, Yudha kembali sehat. Mereka pun berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya.

    Pesan Moral

    Kita harus menghormati tradisi dan hari yang dianggap sakral, mendengarkan nasihat orang yang lebih tua, meminta izin sebelum pergi, serta selalu berhati-hati dan mengenal waktu ketika melakukan suatu kegiatan.

    BalasHapus
  15. Nama:kiran suhita putri KLS:IV NO ABSEN:14 pada suatu hari ada anak bernama dinar dan yudha. Merekasangat bosan sekali dinar mengajak yudha mancing tapi yudha takut karna hari ini kajeng kliwon. Dinarberkata"tidak apa² sekarang kan masih siang" Yudha pun setuju dengan perkataan dinar. Yudha dan dinar pun mencari umpan di kebun dekat rumah dinar. Setelahbanyak mendapat umpan mereka pun berangkat untuk memancing. Tapi mereka memancing sampai menjelang malam tiba tiba mereka mendengar suara aneh di semak semak . Yudha dan dinar ketakutan dan segera pulang ke rumah dinar. Karna sudah malam yudha takut pulang dan menginap di rumah dinar saat yudha dan dinar tidur yudha bermimpi seperti melihat sosok hitam besar yang mengerikan tiba² yudha berteriak sampai dinar terbangun dinar berkata " Yudha kenapa teriak malam malam" Yudha menjawab " Aku melihat sosok hitam besar yang mengerikan" Keesokan harinya badan yudha terasa panas yudha berkata" Apa karna mancing kemarin aku jadi demam" Dinar pun mencari kakeknya dan menceritakan yang terjadi kemarin. Kakek menasehati dinar untuk pergi kembali ke tempat dinar dan yudha memancing dan meminta maaf dengan membawa banten semampunya. Kakek memberikan persembahan banten di tempat yudha dan dinar memancing. Memohon agar yudha sembuh. Setelah menuruti nasihat kakek, yudha pun sehat dan mereka tidak mengulangi hal itu lagi. TAMAT. Pesan moral: kita tidak boleh berpergian tanpa sepengetahuan orang tua dan kita tidak boleh memancing saat rahina kanjeng kliwon

    BalasHapus
  16. Di ceritakan 2 orang anak bernama Yuda dan dinar pergi memancing dari siang sampe malam dan saat itu hari kajeng kliwon. Setelah pulang mancing Yuda mimpi buruk dan langsung jatuh sakit. Setelah itu atas nasihat dari kakek dinar. Mereka membuat banten dan dipersembahkan di tempat mancing tersebut.dan akhirnya Yuda kembali sehat.
    Hal yang dapat kita petik dari cerita tersebut adalah:
    1.kita tidak boleh bermain terlalu lama atau sampai malam
    2.jangan bermain di saat hari sakral seperti kajeng kliwon
    3.harus bisa menjaga sikap atau ucapan saat berada di tempat2 tertentu.

    BalasHapus
  17. Nama: Ni putu devya putri prameswari
    Kelas: 6

    Dinar dan Yudha pergi memancing pada hari Kajeng Kliwon. Saat memancing, mereka mendengar suara aneh dan merasa ketakutan. Setelah pulang, Yudha mengalami mimpi buruk dan jatuh sakit. Kakek Dinar kemudian menyarankan mereka untuk sembahyang dan meminta maaf. Setelah itu, Yudha akhirnya sembuh.



    Dari cerita ini, kita belajar untuk menghormati hari dan tradisi yang dianggap sakral, mendengarkan nasihat orang yang lebih tua, meminta izin sebelum pergi, serta selalu berhati-hati dan tidak bermain sampai larut malam.

    BalasHapus
  18. Dinar dan Yudha pergi memancing karena mereka sedang merasa bosan. Yudha sebenarnya ragu karena saat itu adalah Kajeng Kliwon, tetapi mereka tetap pergi. Mereka memancing hingga hari mulai gelap. Tiba-tiba terdengar suara aneh dari semak-semak sehingga mereka ketakutan dan pulang ke rumah Dinar.

    Karena sudah malam, Yudha menginap di rumah Dinar. Saat tidur, Yudha mengalami mimpi buruk. Keesokan harinya, Yudha merasa tidak enak badan. Dinar kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada kakeknya. Kakek Dinar menasihati mereka untuk meminta maaf dan melakukan persembahyangan di tempat mereka memancing. Setelah mengikuti nasihat kakeknya, Yudha kembali sehat.

    Pesan Moral

    Kita harus menghormati tradisi, tidak mengabaikan nasihat orang tua, menjaga sikap ketika berada di suatu tempat, serta tidak bermain sampai terlalu malam.

    BalasHapus
  19. Pada suatu hari ada dua anak yang bernama Yudha dan Dinar mereka merasa sangat bosan sekali Dinar mengajak Yudha untuk memancing tapi Yudha takut karena hari ini kajeng Kliwon Dinar berkata "tidak apa apa sekarang kan masih siang ".mereka sepakat untuk memancing kemudian mencari umpan dirumah Dinar setelah banyak mendapat umpan kemudian Yudha dan Dinar ke tempat mancing mereka memancing sampai menjelang malam tiba tiba-tiba mereka mendengar suara aneh di semak semak mereka ketakutan dan segera pulang kerumah Dinar karna sudah malam Yudha takut pulang dan memutuskan untuk menginap di rumah Dinar tiba tiba Yudha mimpi buruk seperti melihat sosok makhluk besar yang mengerikan Yudha berteriak sangat keras sampai tekannya bangun "Yudha kenapa kamu berteriak malam malam" "Aku melihat bayangan hitam yang mengerikan " jawab Yudha di pagi hari badan Yudha terasa panas Yudha berkata "apa jangan jangan aku sakit gara gara memancing kemarin ya Dinar mencari kakek nya dan menceritakan yang terjadi kemarin kakek menasehati Dinar untuk kembali ke tempat mancing dan meminta maaf dengan membawa banten semampunya kakek memberikan persembahan banten di tempat Yudha dan Dinar memancing memohon agar Yudha sembuh setelah menuruti nasehat kakek Yudha sehat dan mereka tidak akan mengulanginya lagi.

    Pesan moral :
    1.Kita seharusnya tidak boleh menganggap remeh hal seperti itu
    2.kita harus berhati hati dimana pun kita berada

    BalasHapus
  20. 1TDK boleh bermain larut malam
    2menghormati hari sakral
    3meminta maaf atas sgl perbuatan

    BalasHapus
  21. Pada suatu hari yudha dan dinar lagi mancing dan tidak tahu bahwa hari itu rahinan kajeng kliwon mereka asik mainan sampai menjelang malam dan mendengarkan suara aneh yudha tidak berani pulang dan menginap dirumah dinar malam itu yudha bermimpi buruk dan esok harinya kakek dinar langsung ketempat merekamemancing untuk memberikan persembahyangan babten agar yudha cepat sembuh dari
    cerita diatas
    1.bermain tidak boleh sampai sore
    2.kemana pun berpergian slalu ijin kepada orang tua
    3.selalu mendengarkan nasehat orang tua

    BalasHapus
  22. Dari cerita "Mancing Di Kajeng Kliwon"

    Ringkasan cerita :
    Dinar mengajak Yudha untuk memancing. Kemudian mencari umpan dirumah Dinar. Mereka memancing sampai menjelang malam, tiba-tiba mereka mendengar suara aneh. Mereka ketakutan dan segera pulang ke rumah Dinar. Yudha bermimpi buruk, pagi hari badannya Yudha panas. Kakek menasehati Dinar untuk kembali ke tempat mancing , meminta maaf dengan membawa Banten. Setelah menuruti nasehat kakek, Yudha sehat.

    Pesan moral :
    1. Dilarang memancing pada hari rahina yg sakral.
    2. Dimanapun kita berada harus selalu permisi atau ucap salam.

    BalasHapus
  23. Suatu hari Yudha dan Dinar merasa bosan sekali. Dinar mengajak Yudha untuk memancing, tetapi Yuda takut karena kajeng Kliwon. "Tidak apa-apa sekarang kan masih siang".Dinar berkata. Mereka sepakat memancing dan mencari umpan di rumah Dinar. Setelah mendapatkan umpan kemudian Yuda dan Dinar pergi ke tempat mancing. Mereka memancing sampai menjelang malam dan mendengar suara aneh di semak-semak. Mereka ketakutan dan pulang ke rumah Dinar. Karena sudah malam Yudha takut pulang dan menginap di rumah Dinar. Lalu Yudha bermimpi buruk melihat sosok makhluk besar yang mengerikan. Yudha berteriak sampai temannya terbangun. Di pagi hari badannya Yudha terasa panas. Dinar mencari kakeknya dan menceritakan kejadian kemarin. Kakek menasehati Dinar untuk kembali ke tempat memancing meminta maaf dengan membawa Banten. Kemudian kakek memberikan persembahan Banten di tempat Yuda dan Dinar memancing memohon agar Yudha sembuh. Setelah menuruti nasehat kakek Yuda sehat dan mereka tidak akan mengulanginya lagi.

    Nasehat yang tertuang dalam cerita ini adalah :
    1. Jika melakukan sesuatu baik itu memancing ataupun yang lainnya, sebaiknya di waktu dan hari yang tepat.

    BalasHapus
  24. Pada suatu hari,ada dua anak yaitu Yudha dan Dinar. Mereka sangat bosan sekali. Dinar mengajak Yudha untuk memancing, tapi Yudha takut karena hari ini Kajeng Kliwon. Dinar berkata " tidak apa-apa sekarang kan masih siang". Kemudian mereka sepakat untuk memancing. Mereka memancing sampai menjelang malam. Tiba-tiba mereka mendengar suara aneh di semak-semak. Mereka ketakutan dan segera pulang ke rumah Dinar. Karena sudah malam Yudha takut pulang dan memutuskan untuk menginap di rumah Dinar. Tiba-tiba Yudha bermimpi buruk seperti melihat sosok makhluk besar yang mengerikan. Dipagi hari badan Yudha terasa panas. Yudha berkata "apa jangan-jangan aku sakit karena memancing kemarin ya ? ". Dinar mencari kakeknya dan menceritakan apa yang terjadi kemarin. Kakek menasehati Dinar untuk kembali ketempat mancing dan meminta maaf dengan membawa banten. Setelah menuruti nasehat kakek Yudha sehat dan mereka tidak mengulanginya lagi.

    Pesan moral :
    1. Jika pergi ke suatu tempat kita harus selalu permisi dan mengucapkan salam
    2. Jika pergi bermain kita harus ijin kepada orang tua terlebih dahulu
    3. Jangan bermain sampai malam

    BalasHapus
  25. Pada suatu hari,ada dua anak yaitu Yudha dan Dinar. Mereka sangat bosan sekali. Dinar mengajak Yudha untuk memancing, tapi Yudha takut karena hari ini Kajeng Kliwon. Dinar berkata " tidak apa-apa sekarang kan masih siang". Kemudian mereka sepakat untuk memancing. Mereka memancing sampai menjelang malam. Tiba-tiba mereka mendengar suara aneh di semak-semak. Mereka ketakutan dan segera pulang ke rumah Dinar. Karena sudah malam Yudha takut pulang dan memutuskan untuk menginap di rumah Dinar. Tiba-tiba Yudha bermimpi buruk seperti melihat sosok makhluk besar yang mengerikan. Yudha berteriak keras,sampai temannya terbangun. Dipagi hari badan Yudha terasa panas. Yudha berkata "apa jangan-jangan aku sakit karena memancing kemarin ya ? ". Dinar mencari kakeknya dan menceritakan apa yang terjadi kemarin. Kakek menasehati Dinar untuk kembali ketempat mancing dan meminta maaf dengan membawa banten semampunya. Setelah menuruti nasehat kakek Yudha sehat dan mereka tidak akan mengulanginya lagi.

    Pesan moral :
    1. Jangan bermain sampai malam
    2. Sebelum pergi bermain sebaiknya meminta ijin kepada orang tua

    BalasHapus
  26. Ringkasan Cerita: Mancing di Kajeng Kliwon

    Suatu hari, Yudha dan Dinar merasa bosan. Dinar mengajak Yudha memancing, meskipun hari itu adalah Kajeng Kliwon — hari yang dianggap keramat dan penuh hal mistis. Yudha sempat takut, namun akhirnya setuju karena masih siang. Mereka mencari umpan lalu pergi ke tempat memancing hingga menjelang malam. Tiba-tiba terdengar suara aneh dari semak-semak, membuat mereka ketakutan dan segera pulang ke rumah Dinar. Karena sudah malam, Yudha takut pulang dan menginap di sana.

    Malam itu, Yudha bermimpi buruk melihat sosok makhluk besar yang mengerikan dan berteriak keras hingga membangunkan Dinar. Keesokan paginya, tubuh Yudha terasa panas dan sakit. Dinar menceritakan kejadian itu kepada kakeknya. Kakek menasihati mereka untuk kembali ke tempat memancing dan meminta maaf dengan membawa banten (persembahan suci). Setelah kakek melakukan persembahan di tempat tersebut, Yudha sembuh, dan mereka berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

     

    ✅ Pesan Moral

    - Hormati hari-hari yang dianggap keramat dan adat istiadat setempat.
    ​
    - Jangan sembarangan di tempat yang diyakini sakral, dan selalu minta maaf jika berbuat salah.
    ​
    - Dengarkan nasihat orang tua dan leluhur.

    BalasHapus
  27. Yang saya dapat ringkas dari cerita tersebut adalah
    1. *Awal*
    Dinar ngajak Yudha mancing. Tapi Yudha nolak karena hari itu *Kajeng Kliwon* = hari suci di Bali. Yudha takut. Dinar bilang "nggak apa-apa, masih siang".

    2. *Akibatnya*
    Malamnya Yudha bermimpi buruk lihat makhluk besar yang menyeramkan. Terus Yudha berteriak sampai Dinar kebangun.
    Paginya badan Yudha panas/demam. Yudha curiga dia sakit karena mancing pas Kajeng Kliwon kemarin.

    3. *Penyelesaian*
    Dinar cerita ke kakeknya. Kakek menasehati supaya kembali ke tempat mancing dan *minta maaf dengan ngaturang banten* semampunya.
    Akhirnya kakek yang ngaturang banten di tempat Yudha dan Dinar mancing, sambil memohon agar Yudha cepat sembuh.

    *Pesan moralnya:*
    Hormati hari suci dan tradisi. Kalau kita melanggar, harus minta maaf dan memperbaiki. Alam dan niskala juga perlu dihargai biar kita selamat dan sehat.

    BalasHapus
  28. Ringkasan Cerita : Mancing Di kajeng Kliwon


    Setelah membaca cerita di atas saya menyimpulkan bahwa itu perbuatan yang mungkin tidak patut di tiru karena kalau kita sudah tau saat itu hari larangan untuk keluar rumah seperti pergi memancing saat kajeng Kliwon itu bukan mitos bagi beberapa umat beragama karena pada saat hari itu makhluk yang tak kasat mata punya hari untuk keluar kita sebagai. Makhluk yang menumpang hidup kita harus menghormati sesama makhluk meski tidak di kehidupan nya ta jadi kesimpulan nya
    Hormati hari - hari tertentu agar tidak terjadi apa apa saat hari itu

    BalasHapus