Nama:Dinar KLS:IV NO ABSEN:11 pada suatu hari ada anak bernama dinar dan yudha. Merekasangat bosan sekali dinar mengajak yudha mancing tapi yudha takut karna hari ini kajeng kliwon. Dinarberkata"tidak apa² sekarang kan masih siang" Yudha pun setuju dengan perkataan dinar. Yudha dan dinar pun mencari umpan di kebun dekat rumah dinar. Setelahbanyak mendapat umpan mereka pun berangkat untuk memancing. Tapi mereka memancing sampai menjelang malam tiba tiba mereka mendengar suara aneh di semak semak . Yudha dan dinar ketakutan dan segera pulang ke rumah dinar. Karna sudah malam yudha takut pulang dan menginap di rumah dinar saat yudha dan dinar tidur yudha bermimpi seperti melihat sosok hitam besar yang mengerikan tiba² yudha berteriak sampai dinar terbangun dinar berkata " Yudha kenapa teriak malam malam" Yudha menjawab " Aku melihat sosok hitam besar yang mengerikan" Keesokan harinya badan yudha terasa panas yudha berkata" Apa karna mancing kemarin aku jadi demam" Dinar pun mencari kakeknya dan menceritakan yang terjadi kemarin. Kakek menasehati dinar untuk pergi kembali ke tempat dinar dan yudha memancing dan meminta maaf dengan membawa banten semampunya. Kakek memberikan persembahan banten di tempat yudha dan dinar memancing. Memohon agar yudha sembuh. Setelah menuruti nasihat kakek, yudha pun sehat dan mereka tidak mengulangi hal itu lagi. TAMAT
Nama : Ni made sagita Pratya wati Kelas : 6 No: 19
Dari cerita di atas, sebaiknya sebelum kita mancing alangkah baiknya kita bertanya kepada orang tua apakah boleh atau tidak kita mancing saat hari kajeng kliwon, agar tidak seperti kejadian dinar dan yuda saat mancing hingga menjelang malam mereka mendengar suara aneh di semak semak.. Karna larut malam yuda sampai tidak berani pulang dan menginap dirumah dinar ..sampai pada akhirnya yuda bermimpi melihat sosok besar .. Dan ke esokan harinya dia di beri tahu kakek untuk kembali ke tempat mancing kemarin untuk membawa banten semampunya , lalu kakek memberi persembahan banten di tempat yuda dan dinar mancing , memohon agar yuda cepat sembuh , setelah menuruti nasihat kakek yuda pun sehat dan mereka tidak akan mengulanginya lagi . Sekian , Terimakasih
Nama:Ikomang adizta dwi prativa theja Kelas : 6 No:4 Dari cerita singkat di atas saya menyimpulkan bahwa segala sesuatu yg di lakukan harus mendengarkan yg diingat kan oleh teman ataupun orang tua, dari cerita di atas sebaiknya hari sakral kajeng kliwon sebaiknya tidak melakukan aktivitas ataupun berpergian karena kepercayaan Hindu tentunya di bali hari kajeng kliwon adalah hari di mana gurunya rencangan ida Bhatara di percayai sebagai waktu gurunya para urusan atau manifestasi Tuhan dan kekuatan gaib untuk menguji manusia tetap berjalan di jalan dharma karena pantangan ya tidak boleh berpergian sendirian ketempat angker karena energi bhuta kala sedang aktif, masyarakat disarankan untuk tdk keluyuran ke tempat sepi, berada di pohon besar, jurang, perempatan jalan, terutama saat waktu peralihan seperti siang hari(jam12) atau petang menjelang malam(sandi kale) nah itulah yg saya bisa simpulkan dari cerita memancing di kajeng kliwon sekian dan terimakasih
Nama:Dinar KLS:IV NO ABSEN:11 pada suatu hari ada anak bernama dinar dan yudha. Merekasangat bosan sekali dinar mengajak yudha mancing tapi yudha takut karna hari ini kajeng kliwon. Dinarberkata"tidak apa² sekarang kan masih siang" Yudha pun setuju dengan perkataan dinar. Yudha dan dinar pun mencari umpan di kebun dekat rumah dinar. Setelahbanyak mendapat umpan mereka pun berangkat untuk memancing. Tapi mereka memancing sampai menjelang malam tiba tiba mereka mendengar suara aneh di semak semak . Yudha dan dinar ketakutan dan segera pulang ke rumah dinar. Karna sudah malam yudha takut pulang dan menginap di rumah dinar saat yudha dan dinar tidur yudha bermimpi seperti melihat sosok hitam besar yang mengerikan tiba² yudha berteriak sampai dinar terbangun dinar berkata " Yudha kenapa teriak malam malam" Yudha menjawab " Aku melihat sosok hitam besar yang mengerikan" Keesokan harinya badan yudha terasa panas yudha berkata" Apa karna mancing kemarin aku jadi demam" Dinar pun mencari kakeknya dan menceritakan yang terjadi kemarin. Kakek menasehati dinar untuk pergi kembali ke tempat dinar dan yudha memancing dan meminta maaf dengan membawa banten semampunya. Kakek memberikan persembahan banten di tempat yudha dan dinar memancing. Memohon agar yudha sembuh. Setelah menuruti nasihat kakek, yudha pun sehat dan mereka tidak mengulangi hal itu lagi. TAMAT
BalasHapusNama : Ni made sagita Pratya wati
BalasHapusKelas : 6
No: 19
Dari cerita di atas, sebaiknya sebelum kita mancing alangkah baiknya kita bertanya kepada orang tua apakah boleh atau tidak kita mancing saat hari kajeng kliwon, agar tidak seperti kejadian dinar dan yuda saat mancing hingga menjelang malam mereka mendengar suara aneh di semak semak.. Karna larut malam yuda sampai tidak berani pulang dan menginap dirumah dinar ..sampai pada akhirnya yuda bermimpi melihat sosok besar .. Dan ke esokan harinya dia di beri tahu kakek untuk kembali ke tempat mancing kemarin untuk membawa banten semampunya , lalu kakek memberi persembahan banten di tempat yuda dan dinar mancing , memohon agar yuda cepat sembuh , setelah menuruti nasihat kakek yuda pun sehat dan mereka tidak akan mengulanginya lagi .
Sekian , Terimakasih
Nama:Ikomang adizta dwi prativa theja
BalasHapusKelas : 6
No:4
Dari cerita singkat di atas saya menyimpulkan bahwa segala sesuatu yg di lakukan harus mendengarkan yg diingat kan oleh teman ataupun orang tua, dari cerita di atas sebaiknya hari sakral kajeng kliwon sebaiknya tidak melakukan aktivitas ataupun berpergian karena kepercayaan Hindu tentunya di bali hari kajeng kliwon adalah hari di mana gurunya rencangan ida Bhatara di percayai sebagai waktu gurunya para urusan atau manifestasi Tuhan dan kekuatan gaib untuk menguji manusia tetap berjalan di jalan dharma karena pantangan ya tidak boleh berpergian sendirian ketempat angker karena energi bhuta kala sedang aktif, masyarakat disarankan untuk tdk keluyuran ke tempat sepi, berada di pohon besar, jurang, perempatan jalan, terutama saat waktu peralihan seperti siang hari(jam12) atau petang menjelang malam(sandi kale) nah itulah yg saya bisa simpulkan dari cerita memancing di kajeng kliwon sekian dan terimakasih